20.12.10

Catatan Mahasiswa Tentang Tugas

Inilah sebuah catatan mahasiswa yang tidak rajin, tetapi berusaha untuk rajin, mahasiswa yang tidak pintar tetapi selalu berusaha untuk jadi pintar meskipun tidak pintar-pintar (haha), seorang mahasiswa yang hidup apa adanya dan menjalani hidupnya senormal yang dia biasa.

Sekarang hari-hari sya dipenuhi tugas,tugas,tugas,tugas,tugas (saking banyaknya) yang semuanya perlu otak yang jernih ketika mengerjakannya, karena pengerjaannya begitu rumit dan panjang. Sebagai mahasiswa tugas layaknya teman makan,tidur,mandi,dan bernafas dan menjadi ganjalan yang besar yang diam diotak yang tidak bisa dihapus,disikat ataupun dijilat semuanya   akan hilang dengan satu cara yaitu hilang bila semua tugasnya dikerjakan. Tugas kuliah kata yang paling dibenci oleh rata-rata mahasiswa sealam raya, namun bagi sya tugas menjadi hal yang biasa,tidak terlalu special, dan tidak perlu dipusingkan, tugas cukup dikerjakan dan selesai, gampang!! Yang jadi masalah adalah kemalasan dan ketidak sungguh-sungguhan dalam mengerjakannya,  “manjadda wa jada” barang siapa-siapa yang bersungguh2 pasti akan beruntung (berhasil) itulah yang menjadi penyemangat sya dengan cara mencantolkannya didalam maupun diluar kepala.


SEMUANYA BUKAN  MASALAH BISA ATAU TIDAK BISA,TETAPI MAU TIDAK MAUNYA
MAU JADI SUKSES?USAHA DONG!!


 Pada intinya hidup kitapun itu tidak pernah luput dari tugas, yang mungkin lebih akrab dengan kata masalah,ujian,cobaan,musibah dan semacam itu semua. Tugas cukup dipikirkan kemudian dikerjakan tidak usah diambil pusing, ketika seorang hamba diberi masalah oleh Alloh SWT berarti secara otomatis juga diberi tugas, tugasnya disini adalah bagaimana dia menyelesaikan masalahnya itu, ketika diberi musibah berarti tugasnya adalah bersabar menghadapi masalah tersebut, dan ketika putus sama pacar berarti tugasnya adalah bagaimana cara kita merelakannya (loh kok??) hahah. Ok yang terakhir g usah dibaca dilewat saja :D
Ayo kawan-kawan tidak usah diratapi nasib kita ini, siapkan niat,fisik,stamina,tenaga,pikiran,uang dan kemauan untuk mengahancurkan semua tugas dan masalah,  yakinlah semua usaha yang kita lakukan hari ini tidak akan pernah sia-sia, jika  hasilnya tidak kita rasakan sekarang,maka hasilnya akan kita rasakan kelak dimasa depan dan yang paling penting tetaplah berdoa dan meminta kemudahan dan petunjuk dari yang Maha Kuasa Alloh SWT. Semangat!!! Rock on \m/




Share/Bookmark

8.12.10

Peran Perpustakaan Dalam Membantu Mewujudkan Pendidikan Yang Berkualitas

Perpustakaan sebenarnya mempunyai pengaruh yang sangat kuat dalam dunia pendidikan Ahmad Shillaby,(1976) mengatakan  Perpustakaan dapat diibaratkan sebagai telaga ilmu yang tidak pernah kering. Kehadirannya di tengah-tengah masyarakat telah membuktikan kemampuannya di dalam memberikan cahaya untuk meningkatkan martabat suatu bangsa. Semenjak manusia mulai berkomunikasi melalui tulisan yang dituliskan pada ketulan tanah, batu, daun, tulang, kayu, kertas dan akhir-akhir ini media elektronik, perpustakaan dijadikan wahana di mana isi kandungannya dimanfaatkan. Tanpa perpustakaan, kesinambungan tamadun manusia akan kehilangan landasan. Perpustakaan merupakan bagian intergral dari pendidikan sebagai tempat kumpulan bahan pustaka, baik berupa cetak seperti buku maupun non cetak.
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa untuk membentuk SDM yang berkualitas haruslah menciptakan masyarakat yang cerdas haruslah terbentuk masyarakat membaca. Masyarakat belajar dapat terbentuk jika memiliki kemampuan dan keterampilan mendengar dan minat baca yang besar. Apabila membaca sudah merupakan kebiasaan dan membudaya dalam masyarakat, maka jelas buku tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari dan merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi dan disini lah kita bisa melihat betapa pentingnya peran sebuah perpustakaan dalam membangun masyarakat yang cerdas, karena bagaimanapun membaca dan perpustakaan dua ikatan yang tidak bisa dipisahkan.
 Menurut kamus “ The Oxford English Dictionary”,kata “library” atau perpustakaan mulai digunakan dalam bahasa Inggris tahun 1374, yang berarti sebagai “ suatu tempat buku-buku diatur untuk dibaca, dipelajari atau dipakai sebagai bahan rujukan”. Pada tahun 1970, The American Library Association menggunakan istilah perpustakaan untuk suatu pengertian yang luas yaitu termasuk pengertian “ pusat media, pusat belajar, pusat sumber pendidikan, pusat informasi, pusat dokumenstasi dan pusat rujukan “.
Dalam pengertiannya yang mutakhir, seperti yang tercantum dalam Keputusan Presiden RI nomor 11, disebutkan bahwa “ perpustakaan merupakan salah satu sarana pelestarian bahan pustaka sebagai hasil budaya dan mempunyai fungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional. Pengertian perpustakaan yang mutakhir ini telah mengarahkan kepada tiga hal yang mendasar sekaligus, yaitu hakikat perpustakaan sebagai salah satu sarana pelestarian bahan pustakan; fungsi perpustakaan sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan; serta tujuan perpustakaan sebagai sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pembangunan nasional. Jadi secara tidak langsung dalam kepres tersebut perpustakaan mempunyai andil yang besar dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dewasa ini.
Suatu kesalahan besar sebenarnya jika bangsa Indonesia belum bisa memanfaatkan perpustakaan yang jelas-jelas mempunyai peran penting dalam pendidikan, bahkan keadaan perpustakaan masih sering dipandang sebelah mata kadang-kadang perpustakaan letaknya juga tersembunyi, di pojok, dan tidak menarik sama sekali, sungguh sangat memprihatinkan.
Perpustakaan sebenarnya bisa menjadi alternatif lain dalam mencerdaskan bangsa karena perpustakaan dapat membantu para pelajar di luar pendidikan formal yang didapatkan disekolah, selain itu masyarkat umum pun bisa dengan leluasa mencari ilmu di perpustakaan. Dibawah ini merupakan beberapa peran perpustakaan di dalam masyarakat, yaitu:
1.      Merupakan sumber informasi, pendidikan, penelitian, preservasi khasanah budaya bangsa serta tempat rekreasi yang sehat, murah dan bermanfaat.
2.      Merupakan media atau jembatan yang berfungsi menghubungkan antara sumber infromasi dan ilmu pengetahuan yang terkandung di dalam koleksi perpustakaan dengan para pemakainya.
3.       Sebagai sarana untuk menjalin dan mengembangkan komunikasi antar sesama pengguna serta antara penyelenggara dengan masyarakat.
4.       Lembaga untuk mengembangkan minat baca dan budaya baca.
5.       Sebagai fasilitator, mediator dan motivator bagi mereka yang ingin mencari, memanfaatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan pengalamannya.
6.       Sebagai lembaga pendidikan nonformal bagi penggunanya. Mereka dapat belajar secara otodidak, melakukan penelitian, menggali dan memanfaatkan sumber informasi dan ilmu pengetahuan.
7.      Sebagai pembimbing dan media konsulatatif terkait dengan fungsi perpustakaan secara umum
8.       Sebagai ukuran/barometer atas kemajuan masyarakat yang bisa dilihat diantaranya dari intensitas kunjungan dan pemakaian perpustakaan.
Namun dalam perkembangannya di Indonesia, perpustakaan mempunyai beberapa kendala atau masalah dalam membantu kemajuan pendidikan Indonesia menurut (basuki:2001)
1.      Perpustakaan (khususnya perpustakaan umum, yang akan berinteraksi erat dengan masyarakat), umumnya didirikan oleh pemerintah daerah, sehingga visi dan pengetahuan kepala daerah tentang perpustakaan akan menentukan eksistensi dan pengembangan perpustakaan. Apalagi dengan diberlakukannya otonomi daerah. Di satu sisi, bila kepala daerah sebagai pemegang kendali ”ngeh” terhadap pengembangan perpustakaan, maka perpustakaan akan berkembang dan sebaliknya, bila para pengambil kebijakan kurang ”concern” dengan makna perpustakaan, maka perpustakaan akan mengalami keadaaan yang hidup enggan, mati pun tak mau. Perpustakaan hany berdiri sebagai formalitas saja.
2.       Minat dan budaya baca masyarakat yang masih rendah. Hal ini terkait dengan pola pendidikan awal sejak mereka.
3.       Belum ada biografi yang menyatakan keberhasilan seseorang berkat perpustakaan. Misalnya kalau di Amerika ada Andrew Carnegic yang dinyatakan sebagai raja baja berkat kerajinannya membaca di perpustakaan.
4.      Sistem pendidikan yang mengarah ke ujian. Semestinya system pendidikan membina masyarakat untuk cinta membaca. Menyukai pengetahuan daripada hanya mengejar lulus ujian lalu setelah itu bebas.
5.       Adanya tembok informasi berupa pelarangan terhadap beberapa tebitan yang dinilai “membahayakan”. Akhirnya yang dinilai benar hanyalah produk pemerintah. Terlepas dari benar atau tidak, akhirnya masyarakat memperoleh pendidikan dan informasi yang tidak selalubenar. 
DAFTAR PUSTAKA
·         Basuki, Sulistyo. Potensi Perpustakaan dalam menghadapi Krisis Sosial Budaya. (@radix.net, diakses tanggal 17 April 2010)

·         Surachman, Arif. Perpustakaan Perguruan Tinggi Menghadapi perubahan Paradigma Informasi. Dari http:arifs.staff.ugm.ac.id. Diakses 17 april 2010

  

Share/Bookmark

5.12.10

Bukan Puisi

ketika hujan turun,pikiran terus melaju menembus batas kesadaran, membayangkan rona wajahmu yang memerah,terbayang kau diam dibangku kerjamu,menyambut segala sesuatu dengan senyum tulus, tak tahu itu bahagia,indah,sedih,ataupun susah,ku buka lebar kedua tangan, ku ajak kau bersama2 mengarungi alam pana ini untuk melupakan semua itu. mengajakmu menari dan bercengkrama bersama, ku katakan bahwa ku sangat mencintaimu, kau menyela dengan candaanmu "ah ikan gombal" tiba-tiba tubuhmu mendarat, dan memelukku, satu kalimat keluar "aku pun mencintaimu" hujan terus turun, dan terus turun, maaf cintaku tidak akan seperti hujan, yang bisa saja berhenti, cintaku itu seperti pom bensin, yang buka 24 jam tanpa jeda dan waktu istirahat, melihat senyummu adalah kebahagiaan untukku, bahagia bersamamu, sudah kupatri dihati bahwa itu salah satu tujuan hidupku, ketahuilah semuanya bukan rekayasa seperti cinta fitri , semua adalah fakta, dan tidak harus ditanyakan kebenarannya. cinta ini begitu indah tidak bisa kuuraikan dengan kata, terlalu indah untuk digambarkan dan terlalu banyak jika harus ku catat, tuan putri sya bukanlah pangeran,tp akan berusaha untuk lebih dari sekedar menjadi pangeran, tetaplah disisiku, teruslah isi ruang kosong dihati ini, nyalakan lampu didalamnya jangan biarkan gelap,karena aku takut gelap




dian prayoga,PEDCA L26
12.18 wib, november 05122010

Share/Bookmark

2.12.10

Bukan Benda biasa, Karena Kamu Telor Luar Biasa

Bagai punguk merindukan bulan, telah lama kau kucari kesana kemari, sampai akhirnya kutemukan dirimu dan mengabadikannya dalam tulisan ini. Setiap hari kuselalu bertanya dimana engkau berada tertidur sembunyi dan bersemayam. Rabu yang indah dipagi yang manis ku berjalan kebelakang, dengan perasaan sepi hanya terdengar suara kaki yang melangkah dengan irama yang bertalu-talu, tidak banyak kata yang terucap tatkala bertemu orang yang dikenal hanya sebatas kata yang keluar “hai” dan “selamat pagi”.
Seperti sipunguk yang tiba-tiba mendarat dibulan dengan om Amstrong memakai Apollo 11 nya, hati ini tiba-tiba senang seperti terbang ke awan  ketika apa yang kucari selama ini berada tepat dihadapanku, tidak satu patahpun yang terucap dari mulutmu karena memang kau tidak punya mulut, tidak ada satu gerakan yang kau lakukan dihadapanku karena kau memang tidak bisa bergerak, tidak ada satupun kedipan mata untukku karena memang kau tidak punya mata, kau hanya bulat dengan sedkit lonjong kau hanya enak untuk dinikmati kau hanya enak untuk dikagumi karena kau hanya telor namun bukan telor biasa karena kau adalah telor asin.
Perkenalkan :
Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya murah. Telur dapat dimanfaatkan sebagai lauk, bahan pencampur berbagai makanan, tepung telur, obat, dan lain sebagainya. Telur terdiri dari protein 13 %, lemak 12 %, serta vitamin, dan mineral. Nilai tertinggi telur terdapat pada bagian kuningnya. Kuning telur mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan serta mineral seperti : besi, fosfor, sedikit kalsium, dan vitamin B kompleks. Sebagian protein (50%) dan semua lemak terdapat pada kuning telur. Adapun putih telur yang jumlahnya sekitar 60 % dari seluruh bulatan telur mengandung 5 jenis protein dan sedikit karbohidrat.
Telur asin adalah istilah umum untuk masakan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan (diberikan garam berlebih untuk menonaktifkan enzimperombak). Kebanyakan telur yang diasinkan adalah telur itik, meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Masa kedaluwarsa telur asin bisa mencapai satubulan (30 hari).
 seperti balon; penuh "kesemarakan", tetapi kosong dan berujung pada kesia-siaan? Atau, menjadi seperti telur; "biasa saja", tetapi "berisi"

Share/Bookmark